Beredar
✦RUU Ruang Digital Masuk Pembahasan — Redaksi Awasi Isi Lampirannya✦Survei Jalanan KontraPolitik: 62% Anak Muda Merasa Kebijakan Tak Mewakili Mereka✦Pos Besaran 2026: Belanja Perjalanan Naik, Anggaran Riset Tertekan✦Laporan Lapangan: 40 Jam di Barisan Depan, Semua Tercatat✦Polling Suara Rakyat Kini Berjalan — Suaramu Terhitung Real-Time
Kembali ke Beranda
Kebijakan6 mnt baca · 23 Okt 2026

Pos Besaran 2026: Mengais-ngais Anggaran di Balik Lampu Terang

SASalma AdhistiRedaktur KebijakanDibaca 6 menit
Pos Besaran 2026: Mengais-ngais Anggaran di Balik Lampu Terang

Setiap Agustus, papan proyeksi yang sama diputar di ruang yang sama dengan lampu yang sama terangnya. Lalu keluarlah kalimat yang sudah kita hafal: anggaran tahun ini adalah anggaran yang paling rakyat. Tahun lalu kalimat itu juga dibacakan. Tahun depan kemungkinan tidak akan berbeda.

Buka dokumennya dan perhatikan pilihannya: pos untuk perjalanan dinas dan pertemuan ilmiah di dalam negeri naik dengan angka yang membuat petinggi berpelajaran membingkainya, sementara pos riset dan beasiswa disebut “efficiency” dengan eufemisme yang halus. Anggaran tidak pernah berbohong—ia hanya berbicara dalam bahasa yang jarang diajarkan ke kita.

Anggaran adalah dokumen moral. Di sanalah kita bisa membaca, tanpa pidato dan tanpa spanduk, siapa yang dianggap penting dan siapa yang dianggap cukup dengan sisa.

“Anggaran adalah dokumen moral: di sanalah kita membaca siapa yang dianggap penting.”

Transparansi tidak cukup dengan mengunggah PDF setebal sembilan ratus halaman. Transparansi sejati adalah data yang bisa dicari, dibandingkan, dan dipertanyakan oleh siapa saja yang punya kuota dan keberanian.

Maka tuntutan kami sederhana dan bisa dihitung: satu halaman ringkasan per pos, bahasa yang bisa dipahami satu rakyat biasa, dan audit yang hasilnya tidak membutuhkan siluman untuk menemukannya.

Setuju? Tidak setuju? Sama-sama bagus.

Diskusi terbaik tentang tulisan ini berlangsung di Instagram kami.

Diskusikan Isu Ini di Instagram

Tanpa kolom komentar — percakapan yang sebenarnya

Jangan Cuma Nge-Scroll. Bicara.

Ulasan terbaik lahir di ruang yang ramai. Pindah ke warung diskusi kami di Instagram— tempat isu ini dibantah, dilengkapi, dan diperjuangkan.